Selasa, 09 Oktober 2012

INTO DARKNESS


                         Selasa, 09 Oktober 2012. Pkl. 01.30 dini hari. Lagi-lagi perasaan itu muncul?! Rasa sedih yang amat menyedihkan, rasa takut yang amat menakutkan, rasa khawatir yang amat mengkhawatirkan dan rasa sepi yang amat kesepian. Kembali memasuki kegelapan... Bingung rasanya sangat membingungkan. Kenapa?Kenapa?dan Kenapa? Itu yang selalu muncul di dalam pikiran. Rasa-nya aku kembali menjadi menggila. Rasa-nya ada seseorang yang ingin dekat denganku, tetapi siapakah itu? Disini benar-benar gelap, sepi dan sunyi. Dan tidak seorang pun yang bisa mendengarkan rintihan hatiku.
                Lelah~Lelah~Lelah~ kenapa kehidupanku tidak seperti kehidupan mereka yang bisa menghabiskan waktu bersama? Kenapa aku tidak bisa memilih sesuatu hal yang biasa dan menurut mereka itu normal? Kenapa aku begitu miskin?! Kenapa aku selalu merasa sepi dan sendiri?! Kenapa niat baikku hingga saat ini masih belum ada jawaban!? Ada apa dengan diriku?! Kenapa kau tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan?! Apakah aku terlalu banyak menuntut untuk berubah!! BERUBAH!!! Pada akhirnya aku tetap menjadi seseorang yang tidak berguna... Hampa~ Rasanya~ benar-benar sudah tidak ingin hidup lagi~
                Kemiskinan ini!! Ketidakberdayaan ini!! Ketakutan ini!! Apa yang akan terjadi jika pada akhirnya semuanya pergi, meninggalkan segalanya...Khawatir-khawatir~ sikap-ku yang penuh dengan rasa bingung dan sepi ini membuatku khawatir...Aku tidak sebaik mereka... Aku tidak semenyenangkan mereka... Aku tidak sekaya mereka... Aku hanya bisa mendengarkan rintihan hati, tapi sayangnya tidak ada yang mau berbagi denganku.
                Kekakuanku~kecanggunganku~mungkin membuat diriku tidak menarik untuk didekati, tidak menarik untuk ditolong... Oh!!!Tidak!! Tapi kecanggunganku ini telah menutupi itu semua. Sehingga selalu merasa sendiri dan sendiri lagi...
Rasa-nya aku menantikan uluran tangan seseorang, aku menantikan dorongan seseorang, aku menantikan ketulusan seseorang yang mengatakan “Kamu mampu!” “Kamu pasti bisa!” Tapi nampaknya itu hanya fatamorgana belaka~ pada kenyataannya aku masih dalam kegelapan dan sendiri.
Hidup dinaungi rasa bersalah, tapi aku merasa keputusanku benar~ tapi budaya dan tuntutan mengarahkanku pada kebersalahan... Padahal niatku baik... Tapi kebaikanku dianggap keomongkosongan belaka, mungkin karna sikap bodohku itu!!??
Kenapa seperti ini? Sampai kapan aku harus menunggu?! Ah! Mungkin pada akhirnya semuanya akan membiarkanku sendiri... Mereka hanya bisa melihat, mereka hanya bisa tersenyum...diatas pengorbananku!! Diatas harapanku!! Kepada siapa aku harus meminta tolong??!! Tuhan~ Tuhan~ Tuhan~ apakah Kau mendengarkan rintihan hamba-mu ini??!! Engkau Maha Mendengar~ Engkau Maha Mengetahui~ Engkau Maha Pemberi Petunjuk~ apakah aku harus berhenti berharap??!! Dan meninggalkan semua harapan itu??!! Inikah ujian-mu??!! Jika benar ada kebaikan dari semua ini... Maka bimbinglah Aku... Tarik aku dari kegelapan ini~ Aku lelah dengan ketidakjelasan ini~ Aku lelah dalam ketidakberdayaan ini... Kau pasti tahu, impianku ini bukan hanya untuk diriku... Kau pun tahu kehidupanku yang kuperjuangkan ini bukan hanya untuk diriku... Berikan aku kekuatan... beri tahu aku cara memikul beban kemanusiaan ini...  Karna harapan-ku ini demu kebaikan banyak orang... Aku meminta tolong~

2 komentar:

  1. ini alirannya cadas bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aliran Cicadas~ ini mah~ (salah satu nama daerah di kota Bandung)
      > <

      Hapus

Terima Kasih sudah membaca tulisan Jay yang sederhana, dan unik ini~^^
Semoga bermanfaat yah~

Silahkan tinggalkan jejak kemuliaan kawan-kawan sekalian dengan mengisi kolom komentar ini.

Salam Inspirasi~^0^